MAKALAH MANAJEMEN STRATEGI “STRUKTUR DAN DESIGN ORGANISASI” Dosen Pembimbing: Taufik Hidayat, S.E., M.Si. Disusun oleh: Kelompok II Putri Fajar (110503002) Veronike Gani (110503080) Melissa (110503003) Suryanti Fransisca (110503071) Veronika (110503004) Erika (110503017) Ramawati (110503016) Ivana (110503024) Putri Wulansari (110503031) Rita Betty (110503009) Lia Apryanty (110503038) Weily (110503049) Meylisa (110503046) Dewi Agustina (110503021) Eka (110503061) Jisika (110503011) Pertiwi (110503068) Elviana (120503010) Effendi Sastra (110503073) Renny Katrina Manurung (110503050) Sumarni (110503078) F. Romauli Manurung (110503092) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PROGRAM STUDI D-III KEUANGAN UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA (UNPRI) 2012

MAKALAH

MANAJEMEN STRATEGI

“STRUKTUR DAN DESIGN ORGANISASI”

Dosen Pembimbing:

Taufik Hidayat, S.E., M.Si.

Disusun oleh:

Kelompok II

Putri Fajar              (110503002)                 Veronike Gani                   (110503080)

Melissa                   (110503003)                 Suryanti Fransisca             (110503071)

Veronika                (110503004)                 Erika                                  (110503017)

Ramawati               (110503016)                 Ivana                                  (110503024)

Putri Wulansari      (110503031)                 Rita Betty                          (110503009)

Lia Apryanty         (110503038)                 Weily                                 (110503049)

Meylisa                  (110503046)                 Dewi Agustina                  (110503021)

Eka                         (110503061)                 Jisika                                  (110503011)

Pertiwi                   (110503068)                 Elviana                               (120503010)

Effendi Sastra        (110503073)                 Renny Katrina Manurung  (110503050)

Sumarni                  (110503078)                 F. Romauli Manurung       (110503092)

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI

PROGRAM STUDI D-III KEUANGAN

UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA (UNPRI)

2012

DAFTAR ISI

 

 

bab i KONSEP DASAR PENGORGANISASIAN.. 2

A.   Contoh dari Bagan Organisasi 3

B.    Empat Pilar Pengorganisasian (Four Building Blocks of Organizing) 3

1.    Pilar Pertama : pembagian kerja (division of work) 3

2.    Pilar Kedua : Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization) 3

3.    Pilar Ketiga : penentuan relasi antar bagian dalam organisasi (hierarchy) 4

4.    Pilar Keempat : penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktifitas antar bagian dalam organisasi atau koordinasi (coordination) 5

bab ii KONSEP LANJUTAN PENGORGANISASIAN.. 6

bab iii STRUKTUR DAN DESAIN ORGANISASI. 10

A.   STRUKTUR ORGANISASI. 10

B.    DESAIN ORGANISASI. 10

1.    Pendekatan Kontingensi terhadap Desain Organisasi 12

DAFTAR PUSTAKA.. 14

 


 

BAB I

KONSEP DASAR PENGORGANISASIAN

Dalam fungsi pengorganisasian, manajer mengalokasikan keseluruhan sumber daya organisasi sesuai dengan rencana yang telah dibuat berdasarkan suatu kerangka kerja organisasi tertentu. Kerangka kerja tersebut dinamakan sebagai Desain Organisasi.

Bentuk Spesifik dari kerangka kerja organisasi dinamakan dengan Struktur Organisasi. Stuktur Organisasi pada dasarnya merupakan desain organisasi dimana manajer melakukan alokasi sumber daya organisasi, terutama yang terkait dengan pembagian kerja dan sumber daya yang dimiliki organisasi, serta bagaimana keseluruhan kerja tersebut dapat dikordinasikan dan dikomunikasikan

Faktor-faktor yang memengaruhi Struktur Organisasi

  1. 1.    Strategi Organisasi
  2. 2.    Skala Organisasi
  3. 3.    Teknologi
  4. 4.    Lingkungan

A.         Contoh dari Bagan Organisasi

Bagan 1.1 Contoh dari Bagan Organisasi

B.         Empat Pilar Pengorganisasian (Four Building Blocks of Organizing)

1.       Pilar Pertama : pembagian kerja (division of work)

Pembagian Kerja adalah Upaya untuk menyederhanakan dari keseluruhan kegiatan dan pekerjaan (yang telah disusun dalam proses perencanaan)  –yang mungkin saja bersifat kompleks—menjadi lebih sederhana dan spesifik dimana setiap orang akan ditempatkan dan ditugaskan untuk setiap kegiatan yang sederhana dan spesifik tersebut

Kadangkala Pembagian Kerja dinamakan dengan Pembagian Tenaga Kerja, namun lebih sering digunakan Pembagian Kerja karena yang dibagi-bagi adalah pekerjaannya, bukan orangnya.

Contoh dari Pembagian Kerja misalnya Pembagian Kerja dalam Bisnis Restoran, pembagian kerja dapat berupa pembagian kerja untuk bagian dapur, pelayanan pelanggan di meja makan, kasir, dan lain sebagainya

2.       Pilar Kedua : Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization)

Setelah pekerjaan dispesifikkan, maka kemudian pekerjaan-pekerjaan tersebut dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu yang sejenis

Pengelompokan Pekerjaan atau Departementalisasi pada dasarnya adalah Proses pengelompokkan dan penamaan bagian atau kelompok pekerjaan berdasarkan kriteria tertentu

Sebagai contoh, untuk bisnis restoran :  pencatatan menu, pemberitahuan menu kepada bagian dapur, hingga pengiriman makanan dari bagian dapur kepada pelanggan di meja makan dapat dikelompokkan menjadi satu departemen tertentu, katakanlah bagian Pelayan

Bagan 1.2 Pilar Kedua : Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization)

 

3.       Pilar Ketiga : penentuan relasi antar bagian dalam organisasi (hierarchy)

Hierarcy adalah Proses penentuan relasi antar bagian dalam organisasi, baik secara vertikal maupun secara horisontal.

Terdapat 2 konsep penting dalam Hierarcy, yaitu :

  1. 1.    Span of management control atau span of control
  2. 2.    Chain of Command

Span of management control terkait dengan jumlah orang atau bagian di bawah suatu departemen yang akan bertanggung jawab kepada departemen atau bagian tertentu

Chain of command juga menunjukkan garis perintah dalam sebuah organisasi dari hirarki yang paling tinggi misalnya hingga hirarki yang paling rendah. chain of command juga menjelaskan bagaimana batasan kewenangan dibuat dan siapa dan bagian mana akan melapor ke bagian mana.

Bagan 1.3 Penentuan Hirarki dalam Bisnis Restoran

4.       Pilar Keempat : penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktifitas antar bagian dalam organisasi atau koordinasi (coordination)

Koordinasi adalah proses dalam mengintegrasikan seluruh aktifitas dari berbagai departemen atau bagian dalam organisasi agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif


BAB II

KONSEP LANJUTAN PENGORGANISASIAN

Perbedaan antara organisasi mekanistik dan organisasi organik itu:

No.

Organisasi Mekanistik

Organisasi Organik

1

Organisasi Mekanistik (Mechanisti Organization) adalah struktur yang dikendalikan secara kaku dan ketat. Organisasi Organik (Organic Organization) adalah struktur yang amat fleksibel dan mudah di ubah.

2

Strategi berorientasi pada minimalisasi biaya, untuk mencari efisiensi, kemantapan dan kendali yang ketat. Strategi berorientasi pada inovasi. Dan untuk melakukan inovasi, para investor memerlukan fleksibilitas dan aliran bebas informasi.

3

Dipakai oleh organisasi yang memiliki karyawan dengan jumlah yang banyak, sehingga karyawan lebih terspesialisasi, peraturan yang harus ditaati dan departementalisasi yang kaku. Dipakai oleh organisasi yang memiliki karyawan dengan jumlah sedikit, dan pekerjaan yang dilakukan tidak distandarisasi.

4

Produk setiap kali diproduksi dalam jumlah besar, karena produk sudah ada standarnya dan memakai teknologi yang rutin. Produk dibuat berdasarkan pesanan khusus, karena pesanan khusus memerlukan teknik berpikir yang inovatif.

5

Lingkungan relatif stabil. Ketidakpastian lingkungan tinggi

 


Ciri-ciri dari suatu organisasi pembelajar itu:

  1. 1.      Dari segi budaya organisasi:
    1. a.      Memiliki hubungan timbal balik yang kuat
    2. b.      Memiliki rasa kebersamaan
    3. c.       Memiliki kepedulian kepada orang lain
    4. d.      Memiliki kepercayaan kepada orang lain
    5. 2.      Dari segi desain organisasi:
      1. a.      Tanpa batas
      2. b.      Tim
      3. c.       Pemberdayaan
      4. 3.      Dari segi Kepemimpinan:
        1. a.      Visi bersama
        2. b.      Kerja bersama
      5. 4.      Dari segi kegiatan berbagi informasi:
        1. a.      Terbuka
        2. b.      Tepat waktu
        3. c.       Akurat

Beberapa pendekatan dalam Departementalisasi

  1. 1.        Berdasarkan Fungsional

Bagan 2.1 Departementalisasi berdasarkan Fungsi


  1. 2.        Berdasarkan Produk

Bagan 2.2 Departementalisasi berdasarkan produk

  1. 3.        Berdasarkan Pelanggan

Bagan 2.3 Departementalisasi berdasarkan pelanggan


  1. 4.        Berdasarkan Geografis

Bagan 2.4 Departementalisasi berdasarkan geografis

  1. 5.        Berdasarkan Matriks

Bagan 2.5 Departemenlisasi berdasarkan matriks


BAB III

STRUKTUR DAN DESAIN ORGANISASI

 

A.      STRUKTUR ORGANISASI

Struktur organisasi ialah susunan pembagian tugas secara formal yang ada dalam sebuah organisasi. Selain memiliki struktur, organisasi juga memiliki desain organisasi.

Pengertian organisasi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  1. 1.    Organisasi Menurut Stoner

Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

  1. 2.    Organisasi Menurut James D. Mooney

Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

  1. 3.    Organisasi Menurut Chester I. Bernard

Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

B.         DESAIN ORGANISASI

Desain organisasi ini adalah sebuah proses yang meliputi enam elemen :

  1. 1.    Spesialisasi kerja : adanya pembagian kerja yang dibagi menjadi beberapa bagian.
  2. 2.    Pembagian departemen : Berdasarkan fungsi, produk, letak geografis, proses, dan jenis costumer
  3. 3.    Ada rantai komando : Sehingga banyaknya karyawan yang dibawahi harus dibatasi agar efektif dan efisien
  4. 4.    Sentralisasi dan Desentralisasi

Sentralisasi : pengambilan keputusan secara terpusat pada level atas perusahaan

Desentralisasi : pengambilan keputusan dari level bawah yang terkait langsung dengan aksi

  1. 5.    Formalisasi : ada standardisasi pada setiap organisasi sehingga perilaku karyawan mengikuti aturan dan prosedur yang telah ditentukan

Biasanya keputusan-keputusan yang ada pada organisasi dipengaruhi oleh keputusan struktural. yang mempengaruhi keputusan struktural:

  1. 1.    Keseluruhan strategi organisasi
  2. 2.    Ukuran organisasi : dipengaruhi oleh besar/kecilnya sebuah organisasi
  3. 3.    Teknologi yang digunakan : Struktur perusahaan beradaptasi dengan teknologi yang dipakai, dan teknologi ini biasanya selalu berkembang
  4. 4.    Kadar ketidakpastian lingkungan : terdapat lingkungan yang stabil ada pula lingkungan yang dinamis, dan organisasi tersebut harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan disekitarnya

Kerangka dari Strategi :

  1. 1.    Inovasi : mengejar keuntungan kompetitif dengan inovasi yang berarti dan khas
  2. 2.    Meminimalisir Pengeluaran : Fokus dengan mengontrol ketat pengeluaran yang membutuhkan struktur mekanik pada organisasi
  3. 3.    Imitasi : meminimalkan resiko dan memaksimalkan keuntungan dengan meniru penguasa pasar yang membutuhkan organik dan mekanik elemen pada organisasi

Macam – macam Desain Organisasi :

  1. 1.    Desain Organisasi Tradisional
  2. a.    Struktur yang simpel : departemensialisasi rendah
  3. b.   Struktur yang fungsional : pembagian departemen berdasarkan fungsi
  4. c.    Struktur yang divisional : terdiri dari beberapa divisi dengan terbatasnya otonomi dibawah koordinasi dan kontrol dari bagian atas perusahaan
    1. 2.    Desain Organisasi Kontemporer
    2. a.    Tim Terstruktur : terdiri dari beberapa grup kerja dengan memberi wewenang kepada karyawan untuk memanajemen diri sendiri
    3. b.   Matriks dan Struktur Proyek : Para spesialis ditugaskan untuk mengerjakan proyek yang dipimpin oleh seorang project managers : Matrix and Project Participants mempunyai dua managers dan karyawan terus berkerja pada proyek, dan akan pindah setelah proyeknya selesai
    4. c.    Organisasi tanpa batas-batas organisasi yang jelas : desain organisasi yang fleksibel dan tidak terstruktur yang cenderung untuk tidak terdapat penghalang antara organisasi dengan para pelanggan dan supplier
    5. d.   Menghapus penghalang (horizontal)
    6. e.    Menghapuskan batas-batas external, mendekat ke stakeholder

Organisasi yang baik adalah organisasi yang bisa belajar, dan organisasi yang belajar adalah sebuah organisasi yang mengembangkan kapasitasnya dengan mempelajari, beradaptasi, dan berubah melalui latihan pengetahuan memanajemen oleh karyawan

Karakteristik dari Organisasi yang belajar :

  1. 1.    Open team based organization,  dengan cara memberi kekuasaan lebih kepada karyawan
  2. 2.    Alur pertukaran informasi terbuka dan penyebaran informasi lancar
  3. 3.    Kepemimpinan yang menyebarkan visi untuk masa mendatang
  4. 4.    Budaya yang kuat, kepercayaan, keterbukaan, dan rasa pengertian terhadap komunitas

1.       Pendekatan Kontingensi terhadap Desain Organisasi

Ada empat (4) variabel kontingensi, yaitu:

  1. 1.    Strategi
  2. 2.    Ukuran
  3. 3.    Teknologi
  4. 4.    Derajat ketidakpastian lingkungan

Model Umum Desain Organisasi, yaitu:

  1. 1.    Organisasi Mekanistik
  2. 2.    Organisasi Organik

Tinjauan variabel kontingensi terhadap model umum desain organisasi

  1. 1.    Strategi dan struktur
  2. 2.    Ukuran dan struktur
  3. 3.    Teknologi dan struktur
  4. 4.    Ketidakpastian lingkungan dan struktur

Penerapan Desain Organisasi

  1. 1.    Struktur Sederhana
  2. 2.    Birokrasi
  3. 3.    Struktur Berbasis Tim
  4. 4.    Struktur Proyek dan Struktur Matriks
  5. 5.    Unit Internal Mandiri
  6. 6.    Organisasi Tanpa Batas
  7. 7.    Organisasi Belajar


DAFTAR PUSTAKA

Robbins, Stephen P.; Judge, Timothy A. (2008). Perilaku Organisasi Buku 2, Jakarta: Salemba Empat. Hal. 214-224

Knight, K. “Matrix Organization: A Review,” Journal of Management Studies, Mei 1976, hal. 111-130.

Mohrman, S. A. Designing Team-Based Organizations, San Fransisco: Jossey Bass, 1995, hal. 36-49.

Kaeter, M. (Inggris) “The Age of the Specialized Generalist,” Training, desember 1993, hal. 48-53.

Davis, D. D. (Inggris)”Form, Function and Strategy in Boundaryless Organization,The Changing Nature of Work, San Fransisco: Jossey Bass, 1995, hal. 112-138.

Pennings, J. M. (Inggris) Research in Organizational Behavior, vol. 14, Greenwich, CT: JAI Press, 1992, hal. 267-309.

www.google.co.id

www.id.wikipedia.com


Comments are closed.